*Ringkasan Pemaparan tentang Dampak Game Bagi Kesehatan Anak*

Oleh: dr. Dhian Endarwati, Sp.A
(Disampaikan dlm acara mengundang tokoh Level 5, SD Al Irsyad Al Islamiyah 01 Purwokerto)

Dari mana anak belajar bermain HP?
✅Dari hamil orang tua sdh mengenalkan HP
✅Saat menyusui sambil bermain HP
✅Momong sambil bermain HP.
Sehingga anak memang sdh mengenal HP sejak dlm kandungan.

🍃 Game yg di HP sering tdk sesuai dengan umur anak, contoh game yg berisi dgn kekerasan, tembak2n bahkan membunuh.

Beberapa dampak positif bermain game
🎮 Menambah pertemanan, terutama yg online
🎮 Mengubah pola pikir
🎮 Bisa berbahasa asing
🎮 Mengurangi stress
🎮 Melatih kesabaran
🎮 Melatih ketangkasan

Sementara dampak negatifnya adalah
✂ Kecanduan
✂ Malas
✂ Kurang tidur
✂ Menguras kantong
✂ Pengaruh radiasi, menyebabkan pusing yg disebabkan oleh mata yg berlebihan melihat HP dan berpotensi menderita Glaukoma yg dapat menyebabkan kebutaan dll.

Menurut WHO, kecanduan game sdh termasuk penyakit gangguan jiwa yg disarankan untuk dirawat, atau sering disebut sebagai *gaming disorder*.

Orangtua harus mengetahui tanda bahwa anak sdh kecanduan game atau belum, diantaranya:
✅ Durasi bermain yg meningkat dr hari ke hari
✅ Marah ketika diingatkan
✅ Selalu berfikir ttg game

Kecanduan game juga disebut dengan *Digital Heroin*, yang menyebabkan kecanduan.

Bahaya game pada anak:
🏤 Malas belajar
🏤 Mata dan fisik rusak
🏤 Tidak mau atau kurang dlm bersosialisasi

Dampak psikologis Games pada anak:
📹 Mengajarkan kekerasan fisik dan verbal
📹 Meningkatkan agresifitas
📹 Mudah marah dan emosi
📹 Mengandung pornografi
📹 Memberi efek candu dan penasaran, sudah mengetahui salah tetapi tetap dilakukan.

Bagaimana mencegahnya?
🏸 Batasi waktu bermain
🏸 Pilih jenis game yg sesuai dgn usia
🏸 WHO menyarankan tdk lebih dr 2 jam
🏸 Meningkatkan iman dan takwa.

Solusinya adalah kembali ke permainan tradisional, manfaatnyaa:
✅ Melatih otak kiri
✅ Melatih kemampuan motorik
✅ Melatih kesabaran
✅ Membentuk kreativitas
✅ Menumbuhkn rasa kekompakan
✅ Melestarikan budaya Indonesia

_”JIika dirimu tidak disibukan dgn hal yg baik, maka engkau akn disibukan dengan hal yg buruk_”
(Ibnu Qoyyim al Jauzi)

Purwokerto, 10 Oktober 2019