SERIBU SURAT UNTUK PRESIDENKU

DSC_0557 Purwokerto – Cuaca pagi itu terlihat lebih cerah dibanding hari sebelumnya.  Langit bersih sehingga sinar matahari tampak bebas memancarkan sinarnya.   Udara terasa hangat setelah semalam udara dingin menyelimuti bumi Purwokerto.  Semua itu mendukung suasana upacara bendera memperingati hari kemerdekaan RI yang ke-69.  Pukul 07.00 para siswa dan guru sudah berbaris rapi membentuk barisan upacara. Mereka datang penuh semangat dan antusias mengikuti upacara.  Para petugas tampak gagah dan tampil beda dengan atribut petugas yang mereka sandang.  Setelah dua pekan mereka berlatih upacara tak kenal lelah, akhirnya tiba saatnya mereka menunjukkan hasil latihan mereka pada hari ini.

Para petugas upacara tersebut adalah Nadhir Widytomo sebagai Pemimpin upacara. Shoffal Budairie, Ahmad Fawwaz Dafaulhaq , Amanda Khairunisa P, Safira Shafa Frichillya sebagai pemimpin pasukan.  Pembawa acara oleh Choerunnisa Shafa, Petugas pembawa teks proklamasi dan pancasila oleh Marsekal Dias Sugama dan Iqbal Nafis Abiansyah, pembaca doa Marcelia Sekar Ageng Perdana, petugas dirigen Faiqoh Khaerunnisa Isnaini, pembaca pembukaan UUD 1945 Dyah Aulia Wahyuningtyas dan terakhir tim pengibar bendera ditugaskan kepada Rizqullah Bhimo Supriyanto, Reyhan Putra Bagaskara, dan Ferly Kesuma Abiyyul Husaini.

DSC_0558

Pukul 07.00 dimulai pra acara upacara.  Para petugas dan peserta upacara melaksanakan gladi bersih upacara supaya upacara berjalan lancar.  Gladi bersih upacara selesai sekitar pukul 07.40.  Akhirnya upacara bendera memperingati hari kemerdekaan RI yang ke-69 dimulai.  Para peserta tampak hikmat mengikuti jalannya upacara.  Para petugas tampak serius dan menjalankan tugasnya dengan baik.  Tiba saatnya puncak acara, yaitu pengibaran bendera.  Tim pengibar bendera tampak sigap dan kompak saat menjalankan tugas.  Seluruh peserta berdebar-debar sambil berdoa semoga bendera bisa terkibar tanpa ada kesalahan.  Detik-detik berlalu dan hup! Bendera pun terbentang dengan sempurna.  Semua tampak lega.  Dengan penuh hikmat semua peserta melakukan penghormatan pada sang merah putih diiringi lagu Indonesia Raya yang dikumandangkan siswi kelas 6. Selanjutnya Pembina upacara, ustadz Rahmat Safari, menyampaikan amanat upacara.  Pesan beliau kepada para siswa adalah supaya siswa mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif, semangat belajar untuk meraih cita-cita.  Hal ini untuk menghargai jasa pahlawan yang sudah berkorban jiwa, raga dan harta demi meraih kemerdekaan RI.

Setelah melaksanakan kegiatan upacara, siswa-siswi SD Al Irsyad Al Islamiyyah 01 Purwokerto dan para guru juga karyawan merayakan peringatan HUT RI Ke-69 dengan menulis surat kepada Presiden RI, DR.H.Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara. Dengan tema “Seribu Surat untuk Presidenku-Sebuah Harapan untuk Indonesia yang lebih baik”. Setelah semua menuliskan surat, 1000 surat dimasukkan amplop raksasa berukuran 1 meter dan dikirim ke Istana Negara, Jl.Veteran no.16,Jakarta Pusat 10110.Inilah salah satu harapan yang ditulis siswa “Bapak  SBY saya berharap bapak presiden selalu dan terus memperhatikan pendidikan anak-anak Indonesia, agar anak-anak tidak putus sekolah.”Semoga harapan-harapan siswa-siswi SD Al Irsyad 01 dapat menjadi motivasi bagi Presiden khususnya dan jajaran pemerintahan untuk terus mencerdaskan kehidupan bangsa agar Indonesia menjadi Negara yang kuat dan besar.Sehingga kesejahteraan rakyat Indonesia dapat meningkat.