Pawai Kereta Mini Semarakkan Wisuda Tartili

Sabtu (21/12wisuda tartili 6) SD Al Irsyad 01 menggelar Wisuda Al Quran metode Tartili angkatan VI. Bertempat di hall sekolah, wisuda kali ini diikuti oleh 129 siswa, terdiri dari siswa kelas 2 dan 3. Siswa yang diwisuda adalah mereka yang sudah lulus Tartili jilid 6, yang berarti sudah mampu membaca Quran dengan baik dan tartil.

Dimulai pukul 07.30, prosesi diawali dengan pawai yang meriah dengan kereta mini yang dihias warna warni. Calon wisudawan lengkap dengan baju toganya begitu anggun dan gagah diarak keliling kota dengan dikawal polisi dan grup hadrah.

Waka level 3, M. Iqbal mengatakan wisuda kali ini sesuai target yakni di kelas 3 semester 1 lebih cepat dibandingkan tahun sebelumnya yang di semester 2. Dengan mengambil tema Al Quran Kitabku, bacaanku, wisuda harapannya sebagai titik tolak siswa untuk lebih semangat membaca, mempelajari, mengajarkan sampai mengamalkan Al Quran dalan kehidupan.

Program Utama Sekolah

Sementara itu kepala sekolah Sudrajat dalam sambutan wisudanya menjelaskan Al quran sebagai salah satu program besar dan utama sekolah. Sekolah berusaha menaikkan target quran baik tartili maupun tahfidz tiap tahunnya. Kitapun bekerjasama dengan LPP memberikan reward dan penghargaan bagi siswa terbaik di Al quran yang nominalnya sama atau bahkan lebih besar dibanding prestasi akademik.

“Untuk mencapai target quran, sekolah melaksanakan berbagai program diantaranya pembiasaan harian di pagi hari, seluruh guru yang mengajar memulai murajaah sesuai target harian kelas/level, bina prestasi untuk siswa yang berkemampuan lebih dan bimbingan belajar quran untuk siswa yang masih kurang”tambahnya.

Sekolah juga bekerjasama dengan orang tua melalui program 1 hari 1 ayat ( yaumun ayatun ). Siswa menghapalkan minimal 1 ayat tiap harinya sesuai target kelas dengan bimbingan orang tua. Untuk mengkondisikan siswa mengaji di rumah sekolah menggerakkan program Gemar ( Gerakan Maghrib Mengaji ). Sehabis maghrib sampai Isya tidak ada televisi yang menyala, tetapi dipakai untuk mengaji siswa.

Ibnu Rochi, Lc, kepala biro Al Quran dan PAI LPP memaparkan, Al Irsyad terus meningkatkan mutu pembelajaran quran. Buktinya porsi jam al quran adalah terbanyak dibanding mapel umum, kemudian kualitas guru secara rutin dikembangkan dengan berbagai pelatihan serta rasio guru dan siswa yang saat ini 1:10-15 akan terus diidealkan.

Wisuda tartili dimeriahkan juga dengan berbagai penampilan dari grup rebana siswa dan calon wisudawan. Sebelum prosesi wisuda yang berakhir pukul 11.00, calon wisudawan dan orang tua siswa disuguhi tausyiah dan dongeng menghibur oleh Ust Imung, yang juga seorang pendongeng nasional.