Menanamkan Kebiasaan Baik Pada Anak

Rumah adalah tempat pertama dimana anak memperoleh ilmu, sedangkan orangtua adalah guru yang memberikan ilmu kepadanya. Dirumah anak dapat belajar tentang banyak hal yang mendasar. Ilmu yang ia peroleh dirumah merupakan pondasi bagi hidup anak di masa depan. Karena itu, orangtua selalu mengajarkan, menambahkan, dan memupuk hal-hal yang baik sampai dewasa nanti.
Dirumah orangtua dapat mengajarkan anak tentang hal-hal yang bersifat formal dan informal. Orangtua akan mengajarkan anak mulai dari hal-hal yang paling mendasar misalnya tentang bagaimana merawat diri, hidup teratur, disiplin, belajar berbagi, berempati hingga belajar berhitung dan membaca.
Membentuk pribadi anak sesuai dengan harapan orangtua adalah perlu dengan pengasuhan yang baik dan kesabaran, suatu tempat yang paling baik untuk menciptakan generasi yang berbudi baik, disiplin, dan percaya diri adalah di rumah. Bagaimanapun juga anak tidak mungkin dikurung terus di dalam rumah supaya ia tumbuh menjadi orang yang berbudi baik. Cepat atau lambat anak membutuhkan teman dan bersosialisasi. Untuk itu, supaya anak tetap dapat hidup normal bergaul dengan lingkungannya dan tetap memiliki pribadi yang baik maka orangtua perlu terus memberikan pengasuhan yang terbaik di dalam ruamah. Bimbingan, arahan, nasehat, dan kontrol yang sesuai dengan perkembangan anak akan mampu menjaga anak terhindar dari pribadi yang buruk.
Beberapa perilaku baik yang dapat ditanamkan orangtua kepada anak di rumah misalnya selalu berusaha untuk menciptakan suasana terjadwal pada anak. Suasana terjadwal tidak hanya membentuk kepribadian anak yang teratur tetapi juga mengajarkan kepada anak untuk dapat menghargai waktu. Mengajarkan anak untuk terbiasa memberikan senyum kepada orang lain, senyum yang manis dari anak biasanya mampu mengetuk hati semua orang. Selain itu tanamkan kebiasaan baik kepada anak untuk selalu mengucapkan terimakasih apabila seseorang melakukan atau memberikan sesuatu yang baik kepadanya. (Jesi)