ASYIKNYA MENULIS

DSCF9678

Membaca adalah bernyanyi

Membaca dalah menari

Membaca adalah tertawa

………………………

Itulah penggalan kata yang disampaikan oleh  Heru Kurniawan, tokoh penggiat tulisan di Banyumas.   Meski masih muda, Pak Heru yang lahir tahun 1982 sudah menempuh kuliah hingga S3.  Sehari-hari beliau adalah pengajar di STAIN Purwokerto.  Baru-baru ini, Senin 27 Januari 2015 beliau mengisi kegiatan yang dilaksakan program sekolah yakni happy reading dengan mengambil tema “berkarya melalui mebaca”.

Kegiatan dilaksanakan di basemen gedung selatan diikuti oleh 137 siswa kelas 5.  Kegiatan berlangsung dari pukul 07.30 hingga 10.00.  Kegiatan dibagi menjadi 3 sesi, sesi pertama motivasi dari bapak Heru tentang penting dan mudahnya menulis .  Sesi kedua praktek membaca buku dan sesi terakhir pembuatan karya berupa tulisan.

Pada sesi pertama anak diberi semangat oleh Pak Heru bahwa membaca adalah sesuatu yang menyenangkan yang bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja.  Di sela-sela motivasi, beliau memberi pertanyaan-pertanyaan yang menggelitik siswa untuk menjawab.  Misalnya, ada sebuah cerita tentang rumah yang tak berpintu.  Suatu hari rumah dikunjungi tamu.  Lewat manakah tamu tersebut supaya bisa masuk rumah?  Para siswa sangat antusias dalam memperhatikan pemaparan dan menjawab pertanyaan dari pemateri.

Beberapa siswa mendapat reward karena sudah menjawab dengan benar pertanyaan pemateri.  Diantaranya Lamia dan Rezka kelas 5 Al Mudatsir, dia mendapat reward karena bisa menyusun cerita dengan tepat.  Mirza, kelas 5 Al Muzamil juga mendapat reward karena bisa menulis puisi dan membacakan di depan temannya dalam waktu singkat.  Ane, 5 Al Muzamil yang mendapat reward karena menjawab pertanyaan dengan tepat.  Sedangkan Maya dari 5 Al Muzamil mendapat reward membuat cerita terbaik.

Pada sesi kedua, siswa membaca buku cerita yang sudah dipersiapkan dari rumah.  Buku cerita yang dibaca siswa bervariasi, ada buku cerita kepahlawanan, detektif, peristiwa sehari-hari, dan lain-lain.  Setelah membaca buku, para siswa menceitakan isi cerita menurut sudut pandang siswa.  Siswa menceritakan dengan bahasa sendiri isi cerita dari buku yang telah dibaca.  Hasil tulisan dituangkan di lembar kertas yang disediakan sekolah.  Untuk selanjutnya karya siswa tersebut akan didokumentasikan atau dibukukan untuk menambah koleksi bacaan perpustakaan sekolah.    Supaya hasil karya siswa tersebut tidak hanya bermanfaat untuk siswa sendiri namun juga mendatangkan manfaaat bagi orang lain yang membaca.