DOWNLOAD BUKU

Motivasi Hari Ini

"Nikmat sehat akan terasa jika kita pernah sakit. Nikmat harta akan terasa jika kita pernah susah, dan nikmat hidup akan terasa jika kita pernah mendapatkan musibah. Musibah adalah awal dari kenikmatan hidup... Bahagianya hidup dengan manisnya iman dan menjadikan allah sebagai tujuan hidup."

"Hidup juga perjuangan. Setiap kita akan dinilai dari apa yang telah kita perjuangkan.. Apa yang sudah kita perjuangkan selama ini?."

Program Level

1| 2| 3| 4| 5| 6|

Tugas Online

Link Pendidikan

Pengunjung

8068
Visit Today : 13
Visit Yesterday : 50
Total Visit : 8068
Who's Online : 1

Happy Reading Menyenangkan dan Bikin Pintar

hihu1  Purwokerto – Buku adalah jendela dunia, membaca adalah kuncinya. Membaca akan menambah pengetahuan, wawasan, dan pengalaman melebihi usia kita. Manfaat membaca sangat banyak sekali, selain untuk menambah wawasan, membaca juga dapat menambah kosa kata atau struktur kalimat, serta dapat menambah informasi. Level III SD Al Irsyad Al Islamiyyah 01 Purwokerto mengadakan kegiatan Happy Reading, Jum’at (28/2) di halaman Masjid Fatimatuzzahra, Grendeng Purwokerto. Terlihat di salah satu sudut lapangan di depan masjid, Azah, Siswi kelas 3 SD Al Irsyad Al Islamiyyah 01 Purwokerto. Ia memcoba memegang erat-erat bukunya agar tak terbang dibawa angin. Matanya sibuk membaca deretan kata pada sebuah buku sains berjudul “Why” dengan topic Human Body.

Koordinator Kegiatan Ustadz Faizal mengatakan, gerakan gemar membaca buku yang dicanangkan SD Al Irsyad Al Islamiyyah 01 Purwokerto, mungkin terlihat dan terdengar usang. Namun jika budaya gemar membaca tak dimulai sejak dini,maka bukan tak mungkin bila anak-anak bangsa akan menjadi bodoh. “Jika ingin maju, harus gemar membaca,” kata dia.

Ustadz Faizal juga menambahkan, sebaiknya membaca bacaan yang baik dan bermutu. “seluruh pemimpin-pemimpin besar, sejak kecil selalu gemar membaca,”  tuturnya. Program Happy Reading bertujuan untuk mengingatkan siswa agar gemar membaca. Karena saat ini kecenderungan suka membaca pada anak-anak, sangat kurang. “kebiasaan ini perlu ditanamkan dalam pendidikan sejak SD, SMP dan SMA, ” pungkas Ustadz Faizal.

Diposkan oleh pada tanggal 01 Mar 2014. Dalam kategori Berita. 157 views. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry
HTML Snippets Powered By : XYZScripts.com