346 SISWA DIWISUDA

     wisuda 11

Sejumlah 346 siswa SD Al Irysad Al Islamiyyah 01 Purwokerto mengikuti kegiatan Wisuda Tartili angkatan ke VII pada hari Sabtu, 9 Mei 2015 di Aula SPN Purwokerto. Peserta terdiri dari siswa kelas I, II, dan III yang telah menyelesaikan metode Tartili jilid 1-6 dan dinyatakan lulus terdiri dari 181 siswa putra dan 165 siswa putri. Menurut ustadz Alex Nanang Agus Sifa selaku Kepala Sekolah, jumlah wisudawan tahun ini adalah yang terbanyak sepanjang tujuh tahun terakhir. menurutnya wisuda tahun ini adalah prestasi yang membanggakan dan mengharukan karena mampu mengantarkan siswa mahir membaca AlQur’an.

      Acara wisuda dihadiri oleh segenap orangtua peserta wisuda sehingga memenuhi aula SPN Purwokerto bahkan di luar aula disediakan pula tarub bagi anggota keluarga yang hadir. Hadir pula dalam acara tersebut ustadz Totok Yulianto, S.Pd selaku ketua harian LPP, ustadz Ibnu Rochi selaku Kepala Biro PAI dan AlQur’an, serta Bapak Kusnadi dari bagian Bimbingan Masyarakat POLRES Banyumas selaku perwakilan orang tua wisudawan.  Bapak Kusnadi selaku perwakilan orangtua wisudawan dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada para wisudawan yang telah berhasil menyelesaikan metode Tartili. Beliau menuturkan bahwa pembelajaran Al Qur’an yang ditanamkan di sekolah Al Irsyad sangat mendukung pembentukan karakter generasi muda bangsa yang akan menjadi pemimpin di masa depan.

      Dalam acara wisuda yang cukup meriah tersebut, para orangtua serta tamu undangan disuguhi dan diperdengarkan lantunan hafalan Al Quran juz 29 oleh siswa kelas 3, hafalan surat Al Kahfi dengan fasih dan merdu, menambah haru nuansa khidmat pagi hari itu. Selain itu acara wisuda diwarnai juga dengan penampilan siswa-siswi berupa penampilan tajwid yang telah mereka kuasai. Panitia juga memberikan peghargaan untuk peserta wisuda terbaik dari kelas I, II, dan III. Tiga puluh enam nama dipanggil satu persatu untuk menerima penghargaan dari sekolah dan diserahkan oleh ketua LPP ustadz Totok Yulianto, S.Pd secara langsung. Dengan polos, rasa penuh bangga dan senang anak-anak nampak dari senyum lebar mereka saat penerimaan hadiah, terlebih di hadapan orangtua mereka.

Salah satunya Ahmad Nadhif, peserta wisuda dari kelas satu. Prestasinya tak hanya dalam tartili, namun juga pada tahfidz atau hafalan Al Qurannya. Di usianya yang masih sangat muda, ia sudah menghapal dua juz dari Al Quran, juz 29 dan 30. Hal ini tidak lepas dari bagaimana orangtuanya mendampingi belajar dan menghafalkan di rumah. Orientasi yang ditanamkan pun semata-mata untuk memperoleh ridho Allah.

Sampai pada acara puncak, yakni penyematan toga sebagai simbol telah paripurnanya siswa-siswi dalam mempelajari Tartili pada tahun pelajaran 2014-2015. Secara berturut, peserta wisuda diundang ke atas panggung untuk disematkan toganya oleh kepala sekolah, Alex Nanang AS, S. Fil. I dan diterimakan syahadahnya oleh ustadz Rahmat Safari, wakil kepala sekolah level tiga. Dalam antrian yang cukup panjang, para peserta wisuda tak hilang semangat dan senang untuk menunggu gilirannya dipanggil. Setelah itu, sekolah memberikan pula penghargaan kepada para peserta wisuda dengan kriteria terdisiplin, khidmat dan tertib sepanjang acara berlangsung sebagaimana yang disampaikan di awal acara. Di akhir acara disampaikan taushiyah dan do’a oleh ustadz Abdurrahman, S. Pd.I.