3 Jam Bersama TNI

DISIPLIN ADALAH JIWAKU, DISIPLIN ADALAH NAFASKU.

DSC_0297

Jika semboyan itu benar-benar diamalkan oleh setiap manusia sungguh hidup ini mungkin akan sangat teratur. Bagaimana tidak, segala sesuatu yang dimulai dengan kedisiplinan hasilnya tentu akan baik. Berbeda dengan suatu hal yang dilakukan tidak disertai dengan sikap disiplin pasti hasilnya akan kurang baik. Dalam Islam juga diajarkan tentang nilai-nilai kedisiplinan yang sebagaimana kita ketahui dalam bentuk ibadah seperti shalat, zakat, puasa, dan haji semuanya memiliki waktu dan aturan masing-masing sehingga terlihat adanya keteraturan. Aisyah RA juga menegaskan bahwa “Amal (perbuatan) yang paling disukai oleh Rasulullah SAW adalah yang dikerjakan secara terus menerus (disiplin dan kontinu) oleh pelakunya” (HR. Bukhari).

Atas dasar itulah maka pada hari Jum’at, 21 Agustus 2015 Level II SD Al Irsyad Al Islamiyyah 01 Purwokerto mengadakan acara “Mengundang Tokoh” dengan narasumber adalah anggota TNI Angkatan Darat dari Kodim 0701 Banyumas. Para siswa begitu antusias dengan kedatangan para anggota TNI yang berjumlah 5 orang.

DSC_0378

Dalam acara tersebut diisi dengan pemutaran film pendek saat pembacaan teks proklamasi, film kartun yang menceritakan perang di Surabaya (Battle of Surabaya), juga film dokumenter mengenai tentara yang sedang berada di alam bebas beserta pengenalan alutsista yang dimiliki. Tidak ketinggalan juga pengenalan kepada siswa tentang satuan-satuan yang berada dalam TNI seperti Kopassus.

Setelah acara pemutaran film para siswa diberi materi oleh anggota TNI bahwa kemerdekaan yang diperoleh oleh bangsa Indonesia saat ini adalah anugerah dari Allah SWT. Siswa diajak agar selalu mengenang para pahlawan yang telah berjuang dan gugur di medan perang dan harus selalu menjaga kemerdekaan Indonesia dengan melaksanakan kewajiban sebagai pelajar yaitu belajar dengan giat dan rajin.

“Kalian harus tahu bahwa kemerdekaan yang telah didapat dengan mengorbankan seluruh jiwa dan raga itu juga tidak lepas dari sifat disiplin yang dimiliki oleh para pejuang waktu itu” tutur Pak Sukiman, salah satu anggota TNI. Beliau juga menambahkan agar siswa selalu berdisiplin di manapun mereka berada, jika saat di sekolah siswa harus berdisiplin dimulai dari seragam, jadwal pelajaran, maupun aturan-aturan yang berada di kelas dan sekolah.

Akhir dari kegiatan ini adalah siswa melakukan tanya jawab dengan pemateri yang berhubungan dengan materi yang telah disajikan. Siswa yang menjawab pertanyaan dengan benar akan diberi reward dari ustadzah. Setelah itu setiap kelas melakukan foto bersama dilanjutkan dengan berjabat tangan.

DSC_0372

Semoga dari kegiatan ini siswa akan lebih meningkatkan kedisiplinannya kapanpun dan di manapun mereka berada. Sebagai pendidik kita juga harus selalu belajar memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas kedisiplinan kita agar bisa menjadi contoh bagi siswa, tidak hanya memerintah tapi juga ada tindakan nyata. Sehingga istilah “Guru Kencing Berdiri, Murid Kencing Berlari” benar-benar sudah tidak berlaku lagi, semoga. [ Laeli Kurniati ] dak berlaku lagi, semoga. [ Laeli Kurniati ]